Review Fate Apocrypha Episode 2 : Perkenalan yang Penuh dengan Kejutan - Revinime

Review Fate Apocrypha Episode 2 : Perkenalan yang Penuh dengan Kejutan

Share:
Sebelumnya di Fate Apocrypha, kita sudah mengetahui latar belakang mengenai Perang Cawan Suci Besar yang melibatkan 14 Servant yang akan bertarung nanti. Di episode 2 kali ini diawali oleh cerita singkat tentang Jeanne d'Arc sebelum meninggal dan menjadi seorang Servant, seperti yang kita ketahui di anime ini memfokuskan kepada karakter class Ruler ini dimana perannya sebagai penengah dari dua faksi yang akan bertarung.

Mulai dari episode 2 kita akan mendengar opening song sebagai pembukaan anime ini dimulai yang berjudul Eiyuu Unmei no Uta oleh EGOIST. Namun, saya tidak akan mengulas tentang opening maupun ending song dari anime ini karena biasanya opening song akan memperlihatkan spoiler yang cukup keras. Sebelumnya di review episode 1, saya juga pernah berjanji akan memperkenalkan servant-servant yang akan tampil dan di episode kedua ini kita juga mendapat identitas setiap servant khususnya di faksi hitam.

Setelah opening selesai diputar, kita akan diperkenalkan oleh seorang servant class Rider yang cukup ceria dari servant lainnya, nama aslinya adalah Astolfo. Perlu digaris bawahi, meskipun penampilannya seperti wanita yang lumayan kawaii tetapi dia adalah laki-laki. Dia bisa memanggil makhluk yang belum diketahui untuk dia tunggangi layaknya class Rider. Selanjutnya, ada servant class Archer, Berserker, Saber, Lancer, Caster, dan Assassin. Mungkin akan memakan cukup lama untuk saya perkenalkan satu per satu oleh karena itu saya sarankan untuk menontonnya saja.

Setelah perkenalan, kita mengetahui satu fakta bahwa Berkseker faksi hitam lebih senang dipanggil dengan nama class-nya daripada nama aslinya begitu pula dengan Archer yang menyembunyikan wujud aslinya yang berbentuk Centaurus. Hanya dengan satu episode ini saja, kita sudah memastikan bahwa ketujuh servant di faksi hitam sudah lengkap dan siap tempur. Berbeda dengan faksi merah, sejauh ini kita hanya tahu class Saber dan Assasins saja.

Saber di faksi merah cukup mengejutkan dengan identitasnya menurut saya. Nama asli Saber ini adalah Mordred, anak dari Arthur Pendragon dan merupakan penerusnya. Satu pertanyaan yang membuat saya bingung adalah jenis kelamin orang tuanya, apakah Arthur itu ayahnya Mordred atau ibunya? Kemudian saya bingung juga karena di Fate Zero dan Fate stay night, Arthur berkelamin wanita. Setelah saya cek profil Mordred di salah satu situs, ayah Mordred adalah Arthur Pendragon dan ibunya adalah Morgan le Fay‎. Dan sepertinya bukan saya saja yang terkejut dengan kelamin anak dan ayah class Saber ini, ternyata Master Saber yaitu Sisigo juga terkejut. Ketika menyinggung tentang jenis kelamin kepada Mordred, dia tidak segan-segan menghunuskan pedangnya kepada sang Master. Dan mulai dari sekarang saya juga tidak akan membahas tentang identitas Saber faksi merah ini karena takut dibunuh olehnya.


Jangan bingung juga dengan Master Assassin faksi merah, karena namanya Shirou Kotomine. Bukan berarti master satu ini ada hubungannya dengan Emiya Shirou dan Kotomine Kirei yang ada di Fate stay night. Mengingat di review episode 1 yang lalu, saya menegaskan Fate Apocrypha tidak ada kaitannya dengan seri Fate yang lain. Sebelum episode berakhir, kita diberi pertunjukan berupa pertarungan Saber faksi merah dengan bawahan faksi hitam dan tentu saja hasilnya sudah jelas. Satu hal yang menambah nilai plus menurut saya adalah baju tempur milik Saber ini yang seperti Iron Man. Ada juga penampilan perdana dari sisa servant faksi merah yang belum kita ketahui.

Mungkin di episode dua ini menurut saya tidak ada kesalahan ataupun kekurangan dalam penayangan anime ini kecuali sound effect yang masih belum diperbaiki dari episode sebelumnya.

Tidak ada komentar