Review Fate Apocrypha Episode 3 : Permintaan Para Servant - Revinime

Review Fate Apocrypha Episode 3 : Permintaan Para Servant

Share:
Sebelum mengulas lebih lanjut mengenai isi cerita dari Fate Apocrypha episode ketiga ini, saya akan menjelaskan beberapa perbedaan Fate Apocrypha dengan Fate Series yang lain (Fate Zero dan Fate stay night). Di Fate Zero dan Fate stay night, Perang Cawan Suci ini terjadi di Fuyuki, Jepang sedangkan Fate Apocrypha mengambil tempat kota Trifas, Romania. Trifas ini adalah bagian dari Transylvania sekaligus tempat kelahiran Vlad III yang telah dipanggil sebagai Servant class Lancer di faksi hitam.

Meskipun Fate Apocrypha dan Fate stay night terjadi pada waktu yang hampir sama tetapi kedua dunia anime ini benar-benar berbeda, perbedaan menonjol terlihat pada Arthur Pendragon dimana di Fate stay night dia adalah seorang perempuan sedangkan di anime ini dia adalah lelaki. Fate Apocrypha mulai tayang pada tanggal 2 Juli 2017 dan tayang setiap hari Minggu pukul 0.00 waktu Jepang (GMT+8) serta akan tayang dengan jumlah 25 episode, anime ini memiliki genre Action, Historical, Supernatural, Drama, Magic, dan Fantasy. Sesuai genrenya yaitu Historical di mana anime ini akan menampilkan tokoh-tokoh bersejarah dari berbagai cerita dan dibumbui sihir sesuai dan tidak menutup kemungkinan cerita bersejarah tersebut tidak mengikuti cerita aslinya karena ada genre Fantasy.
Oke, episode tiga kali ini menurut saya cukup menarik karena tokoh utama yang saya sebutkan di review pertama kembali muncul di episode ini. Dia adalah Homunculus (manusia buatan) hampir mirip dengan Irisviel von Einzbern dari Fate Zero dan anaknya di Fate stay night. Nasibnya hampir mirip dengan Irisviel karena dia adalah satu dari sekian homunculus yang bisa bertahan hidup namun belum bisa dipastikan apakah tokoh utama dalam anime ini juga akan menjadi wadah dari Cawan Suci atau tidak. Sekilas, ketika saya melihat tokoh utama ini saya seperti melihat Emiya Shirou karena memiliki sirkuit sihir yang mirip.

Saya lagi-lagi sempat bingung dengan penokohan dalam anime ini, mana pihak protagonis dan mana pihak antagonis. Pertama kali saya berpendapat bahwa pihak protagonis atau tokoh yang baik adalah faksi merah tetapi makin ke sini saya berbalik berpendapat karena selama episode ke belakang ini faksi hitam lebih sering diceritakan dan berjasa daripada faksi merah bahkan di episode ini para master faksi merah hanya tampil sekilas tanpa dialog satu kata pun kecuali untuk Sisigo dan Shirou.

Di episode kali ini, kita mengetahui apa saja yang diinginkan oleh para servant hitam untuk dikabulkan oleh Cawan Suci. Dijelaskan juga jika salah satu faksi atau pihak kalah maka pihak yang menang akan kembali merebutkan Cawan Suci karena Cawan Suci hanya bisa mengabulkan satu permintaan saja. 

Seperti episode sebelumnya, kita disuguhi pertarungan yang cukup epik antara Lancer merah dan Saber hitam. Meskipun kualitas efek suara yang masih sama seperti dua episode sebelumnya tetapi menurut saya grafis yang diberikan di anime ini sangat luar biasa meski tak sehebat Fate stay night dan cukup untuk menutupi kekurangan itu. Dan sepertinya kita akan mendapatkan pertarungan yang luar biasa di episode berikutnya karena Berserker, Rider, dan Archer dari faksi merah mulai menunjukan pergerakannya.

Tidak ada komentar