Mengungkap Jenis Kelamin King Arthur di Fate Series - Revinime

Mengungkap Jenis Kelamin King Arthur di Fate Series

Share:
Dari sekian banyak seri Fate yang telah diadaptasi menjadi anime, pasti akan menyinggung tokoh yang satu ini. Servant kelas Saber (Pengguna Pedang) yang identitasnya adalah Raja Arhur atau Arhuria Pendragon yang merupakan tokoh yang sangat penting terutama di Fate/Zero dan tiga rute Fate/stay night.

Pada awalnya, seri Fate dimulai dengan anime berjudul Fate/stay night yang diproduksi oleh Studio Deen pada tahun 2006. Setelah anime tersebut sukses kemudian muncullah beberapa seri lain yang diadaptasi dari berbagai media seperti Visual Novel (VN), Light Novel (LN), dan game dengan awalan judul Fate kemudian diikuti oleh simbol garis miring " / " kemudian judul animenya. Pada Fate/stay night, anime ini berlatar belakang pada tahun 2004 dimana pada saat itu terjadi Perang Cawan Suci kelima (5th Holy Grail War).

Baca Juga : Urutan Fate Series

Di cerita Fate/stay night, awalnya tidak terjadi sebuah perdebatan karena identitas servant kelas Saber yang dipanggil oleh sang karakter utama tidak disebutkan nama aslinya sehingga nama yang dipanggil adalah Saber. Namun seiring berjalannya anime berjumlah 24 episode tersebut mulai mengungkapkan identitasnya, dengan sebuah pedang legendaris bernama Excalibur yang tak lain hanya dimiliki oleh Raja Arhur dari Britania. Dan setelah identitas Saber ini diungkapkan mulailah terjadi perdebatan karena pada anime tersebut Raja Arthur adalah seorang wanita.

Bagi yang telah membaca Visual Novel-nya mungkin tidak terlalu mengejutkan namun berbeda bagi yang hanya menonton serial TV-nya saja. Satu hal lagi yang membuat penonton bingung dengan jenis kelamin Raja Arhur adalah ketika di masa lalunya, dalam anime produksi Studio Deen tersebut diperlihatkan masa lalu dari Arhuria Pendargon tepatnya pada episode 21 dimana Raja Arhur membunuh Mordred, pada saat ini Mordred memanggil Raja Arhur dengan sebutan "Ayah". Seperti yang kita ketahui, Ayah adalah sebutan bagi orang tua berjenis kelamin laki-laki sedang di seri Fate sangat jelas bahwa Raja Arhur diperlihatkan sebagai seorang wanita.

Pada anime Fate/stay night memang kita tidak mendapatkan titik terang tentang asal usul dari Arthuria Pendragon selain kelasnya sebagai Saber, bahkan servant kelas Archer pada anime tersebut tidak disebutkan identitasnya sehingga menyisakan sebuah misteri lain. Pada Oktober 2011, anime berjudul Fate/Zero mulai tayang. Cerita Fate/Zero ini berlatar belakang 10 tahun yang lalu sebelum Fate/stay night atau pada tahun 1994 dimana saat itu terjadi Perang Cawan Suci Keempat.

Fate/Zero ini diproduksi oleh studio yang berbeda, kali ini anime tersebut diproduksi oleh ufotable dengan grafis yang sangat fantastis. Fate/Zero ini dibagi menjadi dua musim. Bagi yang telah menonton Fate/stay night buatan Deen sebelumnya, anime ini mengungkapkan beberapa misteri yang telah ditinggalkan pada pendahuluan seperti asal usul ayah angkat dari Emiya Shirou hingga alasan kenapa Emiya Shirou bisa menjadi master dari Raja Arhur.
Pada Fate/Zero ini lagi-lagi menampilkan Raja Arhur bahkan Raja Arhur menjadi Saber lagi namun dengan master yang berbeda. Sempat disinggung juga ketika Emiya Kiritsugu yang merupakan master dari Saber terkejut ketika memanggilnya sebagai servant karena Raja Arthur ternyata adalah seorang wanita. Sebagai informasi tambahan, Saber pada Fate/Zero adalah satu-satunya servant dengan jenis kelamin wanita.

Sebelumnya pada Desember 2011, muncul sebuah anime singkat berjudul Fate/Prototype. Anime tersebut hanya berupa OVA (Original Video Animation) atau episode bonus. Pada anime ini, menceritakan sebuah versi awal dari Fate/stay night dan hanya ada 1 episode berdurasi 12 menit bahkan Fate/Prototype ini malah seperti sebuah Trailer atau PV (Promotional Video), anime ini berbeda dengan seri Fate lainnya bahkan di anime ini tidak disebutkan identitasnya semua servant-nya kecuali kelas Saber yang adalah Raja Arthur, namun khusus di anime ini saja Raja Arhur berjenis kelamin laki-laki sehingga menambah bingung para penonton seri Fate. Namun tidak usah dipikirkan karena anime ini hanya versi prototipe atau versi awal dari Fate/stay night.

Kemudian pada tahun 2014, ufotable mengambil alih Fate/stay night. Banyak yang mengira bahwa Fate/stay night versi ufotable hanyalah versi remake (buatan ulang) namun ternyata anime yang diberi judul Fate/stay night : Unlimited Blade Works menjanjikan sebuah alur cerita yang berbeda dan akan mengungkapkan misteri dari identitas servant kelas Archer milik Tohsaka Rin bahkan judul anime tersebut diambil dari Noble Phantasm (Hougou) milki servant tersebut. Namun, misteri tentang jenis kelamin Raja Arhur masih abu-abu.

Pada tahun 2017, kali ini giliran A-1 Pictures yang memproduksi seri Fate dan anime tersebut berjudul Fate/Apocrypha. Anime ini berbeda dengan seri Fate sebelumnya yang hanya menampilkan 7 servant, tidak tanggung-tanggung di Fate/Apocrypha ini menampilkan 14 servant yang terbagi menjadi dua faksi, merah dan hitam. Di salah satu faksi, kita dikejutkan dengan salah satu servant kelas Saber. Namun, kali ini Saber bukanlah Raja Arhur tetapi anaknya yang bernama Mordred. Hampir sama dengan Fate/Zero, master dari Saber terkejut ketika memanggil Saber yang ternyata adalah seorang wanita.

Pada episode 6 di Fate/Apocrypha, kita dikejutkan dengan munculnya Raja Arhur. Padahal sebelumnya sudah dijelaskan bahwa Fate/Apocrypha adalah dunia alternatif dari Fate/stay night sehingga kejadian Perang Cawan Kelima tidak terjadi. Fate/Apocrypha ini mengambil jalan cerita yang berbeda setelah Perang Cawan Suci Ketiga sehingga di sini Fate/Zero dan Fate/stay night tidak ada. Dengan anime yang mulai tayang sejak 2 Juli 2017 ini kita mendapatkan beberapa titik terang tentang asal usul Raja Arhur dan Mordred.


Di Fate/Apocrypha, Mordred adalah anak dari Raja Arhur dan ibunya adalah Morgan le Fey. Seperti yang sudah saya bahas di atas bahwa Raja Arhur adalah seorang wanita namun Mordred memanggilnya dengan sebutan Ayah dan punya seorang ibu yang juga seorang wanita. Berdasarkan Type-Moon Wiki, Raja Arhur sebenarnya adalah wanita namun karena seorang raja harus punya keturunan maka dia meminta bantuan kepada penyihir bernama Merlin sehingga mempunyai kelamin ganda (Futanari), ketika dalam keadaan ini saudari Arhur yaitu Morgan memanfaatkan peluang ini dan mengeluarkan sperma dari Arhur dan menanamkannya ke dalam rahimnya dan mengandung anak yang nantinya diberi nama Mordred. Karena tidak dengan keadaan normal, maka Mordred menjadi seorang tiruan homunculus (manusia buatan) dari Raja Arhur sehingga pertumbuhannya sangat cepat namun umurnya sangat pendek. Oleh karena itu, Mordred memanggil Raja Arthur dengan sebutan Ayah.

Sehingga bisa disimpulkan bahwa Raja Arhur di seri Fate adalah seorang wanita kecuali di Fate/Prototype. Lalu mungkin kalian bertanya-tanya kenapa seorang raja adalah wanita bukan ratu. Kita kembali lagi ke Fate/stay night buatan studio Deen, di sana ada satu episode yang memperlihatkan masa lalu dari Arhuria Pendragon yang akan mencabut sebuah pedang dari batu, mungkin kisah ini sudah kalian ketahui dengan berbagai versi. Arhuria pada saat ini bisa mencabut pedang bernama Caliburn dengan mudah dan otomatis menjadikannya sebagai Raja, karena barang siapa yang mencabut pedang yang tertancap itu maka dia akan memimpin Britania atau Raja. Sedangkan Ratu pada saat itu lebih identik sebagai pendamping Raja sehingga pada saat itu, Raja Arthur dipasangkan dengan Guinevere.

25 komentar:

  1. Bukan raja, yan cocok ratu. Hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baca sampai tuntas gan, ada alasannya tuh.

      Hapus
  2. weew ternyata dia Cewe, tp dari penampilan udah keliatan si. cuman kafena dia di bilang raja, jd di kira cowo

    BalasHapus
  3. raja yang penuh misteri dikira cowok rupanya malah cewek ..

    BalasHapus
  4. Wah baru tau kebetulan belum nonton anime nya, kalau game nya saya pernah maen

    BalasHapus
  5. Balasan
    1. Yup, Futanari = kelamin ganda, tapi setelah itu normal lagi kok.

      Hapus
  6. kenapa kok disebut raja ya? wanita kan harusnya ratu

    BalasHapus
  7. jujur belum nonton, bisa jdi referensi nih anime nya

    BalasHapus
  8. Perempuan disebut raja, hmm.. apa nyamar atau bgmn ya

    BalasHapus
  9. keliatannya itumah seperti cowok, dari penampilannya juga keren banget tuh

    BalasHapus
  10. lah kirain arthur di kingsman wkwkwk btw kok mirip cewek ya apa itu transgender si arthur ? :D wjkwkw

    BalasHapus
  11. Tambahain gini bang "ini hanya versi nasuverse dari animenya, bukan legenda aslinya" entar banyak yang salah paham lagi..

    BalasHapus
  12. Kadang ada tokoh cewek tp penampilan dibikin seperti cowok.. meski pakaiannya udah kelihatan klo dia cewek.. contoh lain sih mungkin seperti kurapika...

    BalasHapus
  13. mantab banget dah nih artikel,, thx yaa

    BalasHapus
  14. Jadi sejarah king arthur yang menjadi perempuan di anime fate itu fakta ya..?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kagaklah, toh cerita Raja Arthur aja lagenda, bukan sejarah

      Hapus
    2. Kalau di Fate Series, Raja Arthur (Arthuria Pendragon) memang pernah dikutuk jadi berkelamin ganda oleh penyihir bernama Merlin. Kalau di Real Life, memang Raja Arthur ini hanya sebuah legenda karena tidak ditemukan bukti fisik yang mendukung bahkan patung untuk sang Raja ini tidak ditemukan.

      Hapus