Review Fate Apocrypha Episode 25 : Sebuah Harapan (Episode Terakhir) - Revinime

Review Fate Apocrypha Episode 25 : Sebuah Harapan (Episode Terakhir)

Share:
Amakusa Shirou Tokisada yang merupakan pemimpin faksi merah dan juga master dari 6 servant harus menelan pil pahit karena dia telah gagal dalam Perang Cawan Suci Agung ini. Episode terakhir dari anime ini dibuka oleh adegan terakhir Semiramis dan masternya, episode ini tidak dibuka oleh opening song sehingga durasi terasa sedikit lama. Amakusa Shirou yang kelelahan setalah kalah dari homunculus bernama Sieg, kini berada di pangkuan Ratu Racun dan ini adalah kedua kalinya mereka melakukan adegan yang sedikit romantis tersebut. Semiramis yang merupakan servant yang benar-benar dipanggil oleh Amakusa Shirou akhirnya memberikan sebuah hadiah berupa ciuman, meski sebenarnya itu adalah ciuman beracun tetapi Shirou berterimakasih dan meminta maaf karena telah menjanjikan sebuah harapan palsu kepadanya. Dan dengan kematian Shirou, maka Semiramis pun ikut menghilangkan dan Kastil Terbang yang merupakan Noble Phatasm darinya pun ikut runtuh sedikit demi sedikit. Sayangnya, kita tidak mendapatkan informasi langsung bagaimana Semiramis dipanggil sebagai servant kelas Assassin padahal dia lebih cocok sebagai Caster, bahkan di Wikia dia adalah servant dengan keterangan double summon.

Pertaruhan Cawan Suci kali ini dimenangkan oleh Sieg dan Astolfo sebagai servant kelas Rider dari faksi hitam. Meski begitu, bagi saya usaha mereka tidak terlalu menonjol di peperangan ini khususnya Rider yang hanya berperan sebagai tokoh pendukung saja sehingga kemenangan mereka hanya terlihat sebagai sebuah keberuntungan. Harapan yang diinginkan oleh Sieg adalah membatalkan rencana Amakusa Shirou yang telah dimulai sebelum mereka bertarung. Tetapi, Cawan Suci tidak bisa mengabulkan keinginan tersebut sehingga dia mendapatkan ide lain untuk membatalkan rencana Shirou tersebut namun ketika Sieg berusah menjelaskan idenya tersebut sayangnya kita tidak dapat mendengarkannya dan menjadi sebuah misteri meski di pertengahan episode ide tersebut akan diungkap oleh Astolfo sehingga kita tidak usah terus penasaran.

Sedikit keanehan yang terjadi adalah keberadaan William Shakespeare yang merupakan servant kelas Caster dari faksi merah, meskipun Shirou yang merupakan masternya sudah tidak ada tetapi Caster ini tetap ada dan sampai karya tulisnya diselesaikan. Sepertinya Shakespeare adalah salah satu servant yang keinginannya terkabul meski tidak mendapatkan Cawan Suci namun di akhir dia mengatakan kalau dia ingin menjadi tokoh utama dalam cerita yang dia tulis tersebut, sayangnya keinginan ini tidak terkabul.

Sementara itu, Leticia yang merupakan wadah dari servant kelas Ruler dengan identitas Jeanne d'Arc akhirnya telah sadarkan diri. Dan sepertinya, dia tidak terlalu kaget dengan keadaannya saat itu dan meski tubuhnya dipinjam oleh Jeanne ternyata Leticia bisa melihat berbagai macam kejadian yang telah mereka lalui. Dan kita akhirnya tahu kalau perasaan yang timbul kepada Sieg adalah perasaan cinta dari Jeanne sendiri dan bukan dari Leticia, pada epilog cerita akhirnya Jeanne mengungkapkan rasanya ini di dunia lain kepada Sieg yang telah berubah menjadi seekor naga bernama Fafnir, naga yang pernah dikalahkan oleh Siegfired.

Keluarga Yggdmillennia yang sekarang dipimpin oleh Claus sang mantan master dari Berserker akhirnya memutuskan untuk berdamai dan bersatu dengan Asosiasi Perserikatan Penyihir dan bertemu dengan Lord El-Melloi II atau Waver Velvet. Di sini kita juga mendapat informasi tambahan kalau sebelumnya, Waver adalah salah satu master dari servant bernama Iskandar atau Alexander the Great dengan kelas Rider, sehingga kejadian Fate/Apocrypha mengambil cerita setelah Fate/Zero.

Dan Sieg yang mendapatkan ide lain untuk membatalkan rencana Amakusa Shirou ternyata memutuskan untuk merubah wujudnya menjadi Naga dan membawa Cawan Suci Agung ke sisi lain dunia dimana tidak bisa dijangkau oleh manusia sehingga rencana Shirou untuk membuat umat manusia hidup abadi tanpa peperangan alias kehidupan yang hampa telah dibatalkan dan umat manusia hidup dengan damai. Meski peperangan ini telah selesai tetapi ada satu servant yang masih tersisa yaitu Astolfo dan kini dia hidup berdampingan dengan umat manusia untuk melihat kemajuan manusia.


The End.

Tidak ada komentar